Yang Bikin Kamu Gagal Healing Walau Sudah Traveling

gagal healing, cara healing yang baik


Sekarang ini semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya memperhatikan kesehatan mental. Karena memang sakit itu gak melulu urusan fisik bisa diredakan dengan diagnosa dari dokter umum. Jadi gak heran deh, kalo semakin banyak juga konten soal kesehatan mental ( mental health) yang berseliweran di berbagai laman media sosial. Terutama di platform Tiktok, Instagram dan Youtube.

Tren kesehatan mental yang belakangan banyak dikonsumsi, biasanya membahas soal mental healing. Sebenarnya tidak berbeda jauh dengan badan kita ketika mengalami sakit fisik, perlu ada tindakan yang harus dilakukan agar gejala sakit fisik bisa segera reda dan sembuh. Bedanya, memulihkan kesehatan mental tidak wajib mengkonsumsi berbagai jenis obat. Jika belum menyentuh tahap yang parah, kita bisa melakukan berbagai kegiatan yang dapat memulihkan jiwa dan mental. Salah satunya dengan traveling atau bepergian.

Yang perlu dicatat, tidak bisa sekadar asal traveling kalau memang tujuan kamu ingin mental healing. Nah, kamu atau orang di sekitar kamu pasti sudah pernah mengalaminya deh! Sudah meluangkan waktu dan menghabiskan dana untuk bepergian, kok mental masih awut-awutan sih!?

Coba simak dulu deh beberapa hal yang bisa jadi penyebab kamu gagal healing:

Waktu yang terlalu singkat

Terlalu singkat yang dimaksud bukan harus berlama-lama sampai seminggu atau sebulan loh! Yang dimaksud terlalu singkat, jangan sampai kamu hanya banyak menghabiskan waktu untuk mengantri, terkena macet di jalan dan menunggu giliran di berbagai tempat.

Jadwal yang terlalu padat

Coba kamu cek ulang, apakah jadwal yang disusun setiap kali kamu berlibur sudah cukup realistis? Kalau terlalu banyak daftar destinasi dan aktivitas yang kamu masukkan ke dalam daftar, justru bisa bikin kamu makin stres karena harus buru-buru mencapai setiap destinasi.

Jenis aktivitas yang tidak sesuai

Ada yang senang menyusuri sudut kota, ada pula yang lebih senang menghirup udara sejuk di tengah perbukitan nan hijau. Juga ada sih yang senang keduanya. Intinya disini adalah, kalau memang kamu merasa lebih senang dan recharged ketika sedang menikmati pemandangan hijau dengan suasana tenang, belum tentu kamu bisa mendapatkan feel yang sama ketika menelusuri perkotaan atau tempat ramai.

Rekan perjalanan

Kalau memang teman-teman kamu sedang tidak cocok dengan haluan traveling yang kamu butuhkan untuk healing, mending jangan dipaksakan ya! Lebih baik bepergian sendiri atau cari teman lain yang memang bisa membantu proses healing kamu. Bukannya kamu pemilih kok, tetapi kan memang kamu sedang membutuhkan suasana dan rekan yang tepat biar kamu bisa me-recharge kondisi mental kamu. Kasih pengertian ke teman-teman kamu kalau kamu akan segera kembali bersama mereka, selekas kamu selesai mental healing.

Tidak sesuai kondisi kantong

Menabung dan menyusun rencana dahulu sebelum traveling, wajib banget kamu lakukan. Jangan sampai bepergian terlalu jauh dan tidak menyesuaikan dengan kondisi keuangan kamu saat ini. Yang ada kamu malah makin stres karena cash flow terganggu dan terancam tidak ada dana tersisa untuk keseharian dan membayar berbagai tagihan.

Sebenarnya masih banyak lagi hal yang bisa bikin gagal healing, selain yang sudah disebutkan diatas. Jangan lupa juga untuk memastikan kalau kamu ingin bepergian memang demi healing, bukan sekedar ikut-ikutan. Karena memang tiap orang memiliki metode yang berbeda untuk memulihkan kondisi mental masing-masing.

Post a Comment for " Yang Bikin Kamu Gagal Healing Walau Sudah Traveling"