Fakta yang Harus Kamu Tahu Mengenai Matahari Buatan China

matahari buatan china, matahari buatan di china

Matahari buatan China? Yang dimaksud disini bukanlah department store terkemuka itu ya, tetapi ya matahari yang selama ini menjadi pusat bagi tata surya kita. Sempat diejek dan disepelekan beberapa tahun lalu, kini ambisi tim ilmuwan China untuk membuat matahari artifisial atau matahari buatan sedikit lagi akan benar-benar menjadi kenyataan.

Dengan kode HL-2M Tokamak, uji coba yang dilakukan oleh tim gabungan para peneliti ini berhasil menyalah, bahkan dinyatakan menghasilkan panas 10 kali lipat melebihi dari yang dapat dihasilkan oleh inti matahari yang asli. Sungguh mencengangkan ya!? Tapi bukannya bumi sendiri sudah semakin panas, lantas apa gunanya matahari buatan China ini bagi kita?

Meskipun menghasilkan panas lebih dari panasnya inti matahari yang asli, proyek matahari buatan ini justru memiliki tujuan mulia dan diharapkan dapat menekan tingkat polusi di permukaan bumi nantinya. Karena panas yang dihasilkan akan diubah menjadi sumber energi yang dapat digunakan oleh masyarakat.

Karena menggunakan teknologi nuklir yang canggih, matahari artifisial ini dinyatakan lebih rendah polusi dibandingkan dengan sumber energi karbon yang selama ini kita gunakan. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, emisi karbon memberikan banyak dampak buruk terhadap lingkungan. Itulah para peneliti memanfaatkan teknologi untuk berlomba-lomba menciptakan sumber energi yang lebih ramah bagi bumi kita. Agar tidak terlalu banyak lagi kerusakan lingkungan yang dihasilkan.

Fakta yang belum banyak orang ketahui mengenai proyek eksperimen nuklir terbesar yang cukup ambisius ini, sebenarnya tim ilmuwan yang tergabung berasal dari mancanegara. Jadi bukan hanya ilmuwan asal China saja yang terlibat, tepatnya ada banyak ilmuwan yang bersumber dari 35 negara. Diantara mereka ada yang berasal dari Jepang, Perancis, Korea Selatan, India, Amerika Serikat, serta Rusia.

Harapan untuk menghasilkan sumber energi yang jauh lebih bersih dibanding yang selama ini kita gunakan memang bukan hal yang mudah untuk direalisasikan. Untungnya, pemerintah China memberikan dukungan besar terhadap proyek ini. Sehingga kini proyek canggih ini dapat terwujud. Fakta lain dari kecanggihan matahari buatan China ini adalah, reaktor nuklir yang digunakan tidak menghasilkan limbah radioaktif, tidak seperti reaktor nuklir pada umumnya yang banyak digunakan. Belum lagi reaktor nuklir yang banyak dipakai kerap kali menimbulkan masalah ketika limbah radioaktif yang dihasilkan mengalami kebocoran.

Sebenarnya walau matahari artifisial buatan negara China ini telah berhasil diciptakan, tetapi proses yang harus dilalui masih cukup panjang. Menurut rencana, baru pada tahun 2050 hasil eksperimen ini dapat benar-benar berjalan. Proyek nuklir yang mendapat julukan “Man-Made Sun” ini jika benar-benar berhasil, digadang-gadang dapat menghasilkan sumber energi ramah lingkungan tanpa batas.

Mari kita doakan, semoga proyek eksperimen nuklir ini dapat berjalan dengan baik di masa depan. Agar kita bisa melepas ketergantungan pada sumber energi karbon yang banyak menghasilkan polusi dan kerusakan bumi.