Banyak yang Ingin Menjadi Freelancer, Apakah Menyenangkan?

cara menjadi freelancer, apakah pekerjaan freelance menyenangkancara menjadi freelancer, apakah pekerjaan freelance menyenangkan

Kemajuan teknologi 10 tahun belakangan membuat banyak sendi-sendi kehidupan yang berubah. Dunia serba digital dan bergantung internet membuat banyak hal terkena imbas, baik positif maupun negatif. Yang paling terasa adalah sejak perdagangan secara elektronik berkembang dan melahirkan banyak e-commerce.

Toko-toko yang dijalankan secara konvensional mengalami penurunan transaksi dan kehilangan banyak transaksi. Banyak orang yang berpindah ke e-commerce karena berbagai kemudahan yang didapat, seperti kemudahan dalam bertransaksi, pilihan produk yang beragam, lebih menghemat waktu dan biasanya menawarkan harga lebih murah.

Selain itu, semakin banyak pula yang menjadi pekerja lepas atau biasa disebut freelancer. Profesi yang identik dengan kebebasan waktu ini semakin digemari oleh berbagai kalangan. Dengan bermodalkan gadget dan koneksi internet, kita dapat mengerjakan tugas kita darimana saja, demikian kelebihan dari seorang freelancer.

Jika membahas keuntungan menjadi seorang freelancer, tentu saja membuat profesi ini semakin menggiurkan. Tetapi, apakah benar menjadi seorang freelancer sangat menyenangkan? Karena faktanya banyak yang akhirnya menyerah dan memilih bidang lain atau kembali menjadi pekerja kantoran yang harus masuk setiap hari.

Loh, kalau memang begitu menyenangkan mengapa banyak yang akhirnya gagal? Karena menjadi seorang pekerja yang memiliki waktu fleksibel bukannya tanpa resiko.

Yang paling utama, mengenai kebebasan waktu. Ya, kita memang jadi dapat mengerjakan pekerjaan dimana saja. Tetapi justru hal ini sering menjadi buah simalakama. Karena mereka harus benar-benar memiliki manajemen waktu yang sangat baik. Karena jika tidak, pekerjaan tidak dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

Sementara, dengan peralatan yang terbatas dan minim supervisi membuat mereka benar-benar bertanggungjawab dan biasanya tidak dapat mengandalkan bantuan orang lain. Lain hal jika bekerja dengan tim dan berada di dalam kantor, kita dapat membagi tugas dan kewajiban dengan rekan setim lainnya.

Belum lagi, jika perangkat mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan untuk sementara waktu. Hal ini akan membuat seluruh jadwal yang telah dibuat menjadi berantakan. Sementara untuk memperbaiki segalanya jelas-jelas membutuhkan waktu yang terkadang cukup lama.

Padahal ada tenggat waktu yang harus dipenuhi untuk menyelesaikan pekerjaan. Dan belum tentu pihak yang memberikan pekerjaan mau memaklumi hal ini, justru bisa membuat kita kehilangan banyak hal sekaligus. Kehilangan pekerjaan dan klien sekaligus.

Ya, menjadi freelancer bukan hal yang mudah. Tetapi memang tetap memiliki peluang yang cukup menggiurkan. Potensi penghasilan yang bisa didapatkan seorang freelancer bisa lebih tinggi dibandingkan pekerja kantoran dengan bidang yang sama.

Selain itu, mereka yang berprofesi sebagai freelancer harus terus mengasah kemampuan agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pasar yang dinamis dan sering berubah. Jadi buat kamu yang tergoda untuk menjadi freelancer, sebaiknya pertimbangkan dulu segala baik dan buruknya. Karena terjun di profesi ini bukan hal yang mudah, tetapi akan menyenangkan untuk dijalani jika sudah menemukan banyak klien yang sesuai dengan tarif yang sesuai.

Post a Comment for "Banyak yang Ingin Menjadi Freelancer, Apakah Menyenangkan?"