Dampak Jarang Sarapan Pagi

DAMPAK JARANG SARAPAN PAGI

dampak jarang sarapan di pagi hari


Sarapan merupakan salah satu sumber energi bagi mereka yang mempunyai rutinitas setiap paginya. Namun, beberapa orang kerap kali melewatkan karena asalan terburu-buru sehingga menjadi kebiasaan. Jika kebiasaan ini terus berlanjut, bukan tak hanya maag yang bisa diiidap, namun juga penyakit serius lainnya. Hal ini dikarenakan umumnya kesenjangan antara makan malam dan sarapan harus memerlukan waktu sekitar 8-10 jam.

Ketika kamu tidak sarapan, perut dibiarkan kosong sampai waktu makan siang sehingga kebanyakan dari kita akan mengonsumsi makan malam yang berlebihan. Nah, perlu diketahui dampak jarang sarapan pagi adalah terganggunya jam internal tubuh dan menyebabkan kenaikan berat badan. Kebiasaan melewatkan sarapan sering juga dikaitkan dengan obesitas, diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini beberapa akibat jarang sarapan pagi lainnya, seperti:

Cepat Merasa Lelah
Efek jarang sarapan pagi yang pertama adalah berisiko menderita hypoglycemia atau gula darah rendah. Penyakit ini akan menyebabkan gejala fisik, berupa pusing, lemas, sakit kepala, dan peningkatan detak jantung. Karena itu, mulailah usahakan untuk selalu sarapan agar tidak cepat lelah ketika memulai aktivitas.

Berpotensi Kegemukan
Seseorang yang memiliki kebiasaan melewatkan sarapan cenderung lebih cepat gemuk 4,5 kali dibandingkan orang yang rutin sarapan. Nah, hal terjadi karena ketika perut dibiarkan kosong terlalu lama, maka kebutuhan makan justru lebih banyak dan menyebabkan risiko kegemukan bisa terjadi.

Penyakit Jantung Mengintai
Pola makan yang tidak teratir bisa mengakibatkan gangguan pada berbagai fungsi organ, lho! Rasa lapar yang berlebih menjelang siang akan membuat kamu mengonsumsi makanan berlemak tinggi. Nah, hal ini kemudian akan menyebabkan meningkatkan kadar kolesterol yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

Mengganggu Keseimbangan Hormon
Tak hanya penyakit jantung, seorang wanita yang sering melewatkan sarapan bisa memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Salah satu efek jarang sarapan pagi ni juga akan mengakibatkan munculnya rasa sakit yang berlebih serta darah menstruasi yang tidak keluar secara lancar, lho!

Konsentrasi Menurun
Sering melewatkan sarapan pagi juga bisa berdampak pada penurunan konsentrasi, terutama bagi anak sekolah. Jika kebiasaan tidak sarapan pagi ini terus dilakukan, maka akan menyebabkan penurunan kemampuan untuk memecahkan masalah di usia sekolah.

Asam Lambung Naik
Penderita maag kerap kali mengeluhkan jika mereka akan merasa mual jika sarapan. Karena itulah, banyak yang memiliki kebiasaan buruk melewatkan sarapan. Padahal, hal ini justru akan membuat asam lambung terus naik sehingga perut terasa sakit dan seperti diremas-remas.

Berisiko Diabetes
Efek samping jarang sarapan lainnya adalah meningkatnya risiko terkena penyakit diabetes. Ketika melewatkan sarapan, kadar insulin dan level glukosa mengalami peningkatan lebih tinggi setelah makan siang. Karena itu, disarankan untuk mengonsumsi sarapan rendah gula dan tinggi serta serta protein.

Nah, itu dia berbagai dampak akibat jarang sarapan yang bisa infokuy.com bagikan. Dengan melihat beberapa fakta di atas, masih inginkah kamu melewatkan sarapan pagi? Jika tidak hal tersebut terjadi maka segera ubah pola hidup dengan mulai rutin sarapan pagi. Kamu juga menyantap sarapan ringan sebelum beraktivitas, seperti oatmeal, telur, buah-buahan, roti, ataupun susu.

Post a comment for "Dampak Jarang Sarapan Pagi "